Gunung Papandayan Garut

Eksotisme Kawah Papandayan

Oktober 7, 2015
Blog

Awan belerang, sungai yang dialiri air hangat dan kolam berisi lumpur vulkanik yang mendidih. Ya, itulah panorama kawah dari kawasan wisata Gunung Papandayan. Keindahan ini menjadi magnet bagi wisatawan yang menyukai tantangan dan wisata alternatif di alam.

Daya tarik Kawah Papandayan sebagai taman wisata alam di dukung oleh kebersihan yang terjaga tanpa adanya pencemaran dari air ataupun tanah, wajar saja apabila Kawah Papandayan menarik sebagai tempat wisata alam, trekking, fotografi dan kegiatan alam lainnya.

Secara total jumlah kawah di Papandayan ini ada sebanyak 14 kawah yang mengeluarkan warna asap yang berbeda-beda, baik itu putih maupun emas. Menurut sejarah, kawah-kawah ini bentukan alami dari Gunung Papandayan akibat letuan gunung berapi dari mulai tahun 1772. 14 kawah tersebut termasuk tambahan 4 kawah yang terbentuk pada letusan Gunung Papandayan pada tahun 2002 lalu. Hingga kini pun gunung tersebut terbilang masih merupakan gunung berapi aktif yang sewaktu-waktu dapat memuntahkan material vulkaniknya keluar.

Gunung Papandayan Garut
Gunung Papandayan Garut

Gunung yang berketinggian 2665 mdpl ini memiliki kawah besar yang bernama Kawah Mas dengan lebar mencapai 150 meter. Kawah tersebut mengeluarkan bunyi yang berisik akibat aktivitas tenaga panas di dalamnya. Untuk mencapai Kawah Mas, dibutuhkan waktu sekitar 20 menit berjalan kaki dari area parkiran. Di sekitar kawah udaranya cukup panas sehingga disarankan membawa topi pelindung dan masker untuk menjaga terkena langsung asap uap fumarol belerang yang melambung tinggi.

Di sekitar kawah dapat ditemui banyak batu-batuan yang berasal dari letusan gunung. Secara fisik, batu-batu tersebut tampak berwarna kuning terang yang memantulkan kerlip indah bersinar. Kalian bisa mengambilnya beberapa sekadar untuk souvenir buah tangan dari Gunung Papandayan.

Untuk kalian yang tidak ingin turun ke kawah, bisa cukup dengan hanya memandangnya dari puncak. Mengamati kepulan-kepulan asap belerang dari kawah sembari memperhatikan pula warna warni bunga edelweis di Pondok Selada yang hanya dapat tumbuh di suhu yang dingin. Bagi sebagian masyarakat mempercayai bahwa air yang berada di sekitar kawah dapat menyembuhkan berbagai penyakit kulit, kalian dapat mencobanya sekadar bermain air. Namun diperlukan kehati-hatian karena suhu airnya yang panas.

Kawah-kawah Gunung Papandayan menyuguhkan keindahannya yang luar biasa. Kebiasaanya yang mengeluarkan asap belerang yang begitu menyengat memang dapat memabukkan, namun itu bisa kalian hindari dengan menggunakan masker.

Topografi yang begitu beragam, lipatan-lipatan tebing yang gagah terpampang. Pemandangan yang bermacam-macam seperti ini sungguh panorama yang dapat membius perasaan. Track pendakian yang aduhai membuat siapa saja terhanyut dalam pendakian ini.

Dirikanlah tenda, pandanglah kawah indah ini dari kejauhan. Teman seperjalanan akan menambah hangat suasana. Resapi kedamaian yang ada dengan berisitirahat dan bercanda dengan teman seperjalanan kalian, sampai akhirnya malam datang kalian sudah ada didalam persembunyian yang aman. Senja Papandayan akan begitu hangat terasa menghiasi setiap sudut tenda yang berirama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *